Blog/ Open Trip Fever

Open Trip Fever

Sumber : wisata.kompasiana.com

“Padat, Penat dan Pengap!” Mungkin itu tiga kata untuk Jakarta menurut saya saat ini. Rutinitas di kantor dan kemacetan Jakarta menjadi makanan sehari-hari. Weerkend adalah saat yang paling ditunggu untuk beristirahat atau pun berlibur mencari hiburan untuk melepas penat sebelum bergelut dengan pekerjaan dan kemacetan Jakarta disenin nanti. Berlibur keluar kota dari Jakarta menjadi pilihan terbaik untuk mendapatkan udara segar, menghindari hiruk pikuk kemacetan dan juga menikmati keindahan alam yang tidak bisa kita jumpai di Jakarta. Dulu untuk keluar kota berlibur kita sering terkendala oleh biaya, teman jalan, akomodasi, transportasi dan lain-lain apa lagi kita berkantong pas-pasan. Tapi itu dulu, sekarang kita bisa berlibur kemana saja tanpa harus repot menyiapkan segala sesuatu seperti mau menginap dimana, makan dimana, naik apa dan yg lebih penting biaya akan lebih murah.

Yups… Open Trip solusinya! Seperti kita tau sekarang ramai sekali Open Trip dari EO atau agen dimana-mana, oleh karna itu kita tidak perlu bingung-bingung lagi jika ingin berlibur. Ramainya Open Trip membuktikan bahwa warga Jakarta pada khususnya membutuhkan kegiatan berlibur melepas penat setelah rutinitas bekerja. Backpacker dengan system share cost banyak diterapkan dalam Open Trip jadi dalam segi biaya akan lebih murah, selain itu juga hamper semua open trip menerapkan system DP dan cicilan untuk pembayaran antara dua atau tiga kali cicilan untuk melunasi pembayaran. Hal tersebut sangat membantu para traveler karna tidak dibebankan pembayaran yang langsung dalam jumlah besar.

Banyak keuntungan yang bisa kita dapat dari Open Trip, Selain biaya, akomodasi dan transportasi, kita juga bisa mendapat teman baru dari berbagai latar belakang yang berbeda dan karakter yang berbeda pula. Open Trip juga mempromosikan tempat wisata yang secara langsung menambah pemasukan pendapatan daerah dimana objek wisata itu berada dan juga menambah pendapatan masyarakat sekitar yang menggantungkan hidup mereka pada tempat wisata tersebut. Coba bayangkan bila objek wisata itu sepi, tentunya pendapatan akan berkurang juga. Tapi semoga dengan ramainya pengunjung diikuti dengan perbaikan objek wisata disegala bidang baik dari sarana prasarana dan fasilitas di objek wisata tersebut maupun akses menuju tempat objek wisata tersebut. Hendaknya para pegunjung juga menjaga dan merawat objek wisata tersebut , dari hal yang simple contohnya seperti tidak membuang sampah sembarangan.

So, tunggu apa lagi? Mari kita berwisata ke tempat dimana kita bisa mendapat kesenangan baru, teman baru dan pastinya melepas semua penat kita selama di Jakarta. :)

1387431601760776769

Sudah Dibaca Oleh Pengunjung
Diposting Pada Tanggal 09/03/2015 3:05:49
Diposting Oleh admin*****

Artikel Lainnya

Blog Wisata
10 Destinasi Open Trip terfavorit
09/03/2015 3:07:40
2567 Pengunjung
   
Blog Wisata
10 Restoran Romantis Yang Ga Boleh Dilewatkan
17/05/2017 2:47:47
Pengunjung
   
Blog Wisata
10 Tips Menghemat Uang Saat Travelling
10/03/2015 3:08:26
2538 Pengunjung
   
Blog Wisata
11 Film Yang Membuat Kamu Ngebet Untuk Traveling
16/03/2015 22:04:43
2417 Pengunjung
   
Blog Wisata
12 Hal Yang Bisa Kamu Temuin di Bandung
30/04/2015 20:27:21
3396 Pengunjung
   
Blog Wisata
4 Alasan Yang Membuat Aku Selalu Kembali Ke Dieng
20/01/2016 22:44:54
2346 Pengunjung
   
Blog Wisata
5 Hal Yang Membedakan Petualang dan Orang Rumahan
30/04/2015 20:40:29
1597 Pengunjung
   
Blog Wisata
5 Jenis Usaha Sampingan Buat Tour Guide/Tour Leader
10/03/2015 2:59:10
2563 Pengunjung