Blog/ 10 Tips Menghemat Uang Saat Travelling

10 Tips Menghemat Uang Saat Travelling

Liburan mewah menikmati resort mewah, menyelam dan menikmati dunia bawah laut, atau berenang dan berselancar di pantai Jeju Island, Korea Selatan. Inilah imajinasi yang selalu bermain di pikiran saya. Keinginan untuk liburan merah semakin menjadi semenjak melihat tayangan drama Korea yang banyak memamerkan kemewahan objek wisatanya.

Berhemat adalah solusi utama yang bisa saya lakukan sementara ini, namun butuh kerja keras untuk menepis segala godaan. Ajakan hang out dan jalan-jalan ke pusat perbelanjaan adalah ujian terberat saya ketika berhemat. Bagi kamu yang seorang wanita pasti pernah merasakan apa yang saya rasakan.

Kartu pos bergambar Jeju Island selalu menjadi motivasi untuk tetap berada pada jalur penghematan. Berikut trik menghemat yang bisa kamu terapkan agar dapat mencapai liburan impianmu;

1. Hemat dan Pelit Itu Berbeda Jauh

Melakukan penghematan untuk traveling bukan berarti mengubahmu menjadi seorang individu yang pelit. Konsisten dalam berhemat berarti kamu menjaga pengeluaranmu dari hal-hal yang tidak perlu. Mengutamakan kebutuhan dari pada keinginan. Sedangkan pelit berarti kamu enggan mengeluarkan uang sepeserpun walaupun kamu tau membutuhkannya.

2. Tutup Mata dan Telinga, Saatnya Kamu Jadi Anak Rumahan

Jangan takut untuk disebut sebagai anak “cupu” atau “kurang pergaulan”. Perlu diluruskan, anak gaul bukan berarti seseorang yang hobi berkeliaran di mall dan hang out.
Berhemat tak membuat saya menjadi orang yang jarang keluar rumah untuk berkumpul bersama teman-teman.

Pandai-pandailah memilih lokasi, angkringan atau rumah teman menjadi pilihan saya untuk menikmati quality time bersama mereka. Bukankah esensi dari berkumpul adalah berbagi cerita dan bertukar pikiran, jadi tempat bukan masalah utama.

3.Ubah Rutemu, dari Konsumtif Menjadi Produktif

Membuka akun Instagram dan melihat tawaran berbagai jenis produk terkadang membuat saya khilaf. Alhasil jatah untuk menabung bulan ini pun terkorbankan. Menyadari kebiasaan tersebut berakibat fatal, maka keluar dari zona nyaman adalah solusinya.

Dari konsumtif menjadi produktif. Menjadi seorang reseller bukanlah ide buruk, tak perlu banyak modal dan aktif promosi di sosial media adalah hal yang hal yang bisa dilakukan siapa saja.

4. Saatnya Kamu Bertransformasi Menjadi Kreatif

Undangan pesta ulang tahun, tak jarang saya mengalami undangan tersebut lebih dari sekali dalam sebulan. Kado ulang tahun pun masuk dalam anggaran saya hamper setiap bulannya.
Berawal dari rajinnya membuka akun Instagram, berbagai inspirasi pun banyak bermunculan.

Kado ulang tahun yang dibuat dengan hand made menjadi pilihan tepat. Mulai belajar secara otodidak membuat scrabbook, stopmotion, scrabframe, hingga notebook dari kain fanel.
Selain mendapatkan ilmu baru dan menghemat anggaran, saya juga bisa mengeluarkan kreativitas.

5. Jangan Pernah Berpikir Untuk Makan di Luar, Memasak Lebih Baik

Memasak tak harus mengolah bahan menjadi sayur dan lauk pauk. Jika kamu bukan tipe orang yang pandai masak seperti saya, memasak nasi saja sudah cukup untuk menghemat. Di warung makan harga nasi sekitar Rp 2000 hingga Rp 3000, jika kamu hanya membeli lauk atau sayur tanpa, maka kamu sudah berhasil berhemat.

6. Berhentilah dari Percobaan Bunuh Diri

Beberapa teman kali-laku mengaku sedang dalam proses penghematan, mereka tak ragu untuk mengurangi jatah makan harian, tapi kebiasaan membeli sebungkus rokok masih tetap berlanjut.

Entahlah, saya masih tak mengerti dengan pola pikir mereka. Selain merugikan bagi diri sendiri dan orang di sekeliling, merokok juga cukup merogoh kocek. Dibandingkan membeli sebungkus rokok yang mematikanmu secara perlahan, tidakkah lebih baik membeli makanan bergizi atau buah-buahan sebagai pengganti.

7. Jangan Malas Untuk Berjalan

Simpan motormu di garasi, barang 500 m hingga 1 km jangan malah untuk menggerakan kakimu menuju tempat tujuan. Selain menghemat biaya bensin, kamu juga bisa menghitungnya sebagai olah raga.

8. Paksa Isi Dompetmu Agar Tidak Serakah

Belanja kebutuhan bulanan memang hal rutin yang tak dapat saya hindari sebagai wanita. Mencatat kebutuhan pokok dan membawa uang dalam jumlah pas ternyata cukup evektif jika diterapkan. Saya dipaksa untuk tidak tergiur dengan keinginan membeli barang yang tak dibutuhkan. Tidak membawa credit card dan ATM card juga bisa jadi cara yang sangat jitu.

9. Jangan Ragu Lakukan Fitness Rutin

Ketergantungan dengan jasa laundry adalah hal rawan bagi orang yang sudah bekerja di kantor. Kamu bisa memanfaatkan waktu liburmu untuk sekedar memcuci pakaian di rumah dengan kekuatan tangan.

Anggap saja kamu sedang melakukan fitness untuk mengencangkan otot lengan. Mencuci tak akan menyita waktu istirahatmu, 1 jam cukup untuk melakukannya.

10. Konsisten, Konsisten, dan Konsisten

“waktu itu saya duduk duduk di teras rumah, saya melihat ember yang kemarin kosong sekarang terisi penuh karena tetesan air dari kran bocor, saya sadar, menabung tak perlu dilakukan dalam jumlah besar, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit, asal konsisten melakukannya” Begitulah ucapan Bu Ati, seorang ibu pemilik penginapa di Jogja yang menyadarkanku betapa sederhananya konsep menabung.

Sudah Dibaca Oleh Pengunjung
Diposting Pada Tanggal 10/03/2015 3:08:26
Diposting Oleh eveline@tr*****

Artikel Lainnya

Blog Wisata
10 Restoran Romantis Yang Ga Boleh Dilewatkan
17/05/2017 2:47:47
Pengunjung
   
Blog Wisata
11 Film Yang Membuat Kamu Ngebet Untuk Traveling
16/03/2015 22:04:43
2417 Pengunjung
   
Blog Wisata
12 Hal Yang Bisa Kamu Temuin di Bandung
30/04/2015 20:27:21
3396 Pengunjung
   
Blog Wisata
4 Alasan Yang Membuat Aku Selalu Kembali Ke Dieng
20/01/2016 22:44:54
2346 Pengunjung
   
Blog Wisata
5 Hal Yang Membedakan Petualang dan Orang Rumahan
30/04/2015 20:40:29
1597 Pengunjung
   
Blog Wisata
5 Tipe Penumpang Kereta Ekonomi, Yang Sering Kita Temui
10/03/2015 3:15:57
2057 Pengunjung
   
Blog Wisata
6 Lokasi di Bali Yang Selalu Bikin Kenangan Manis
28/03/2015 1:55:12
2514 Pengunjung