Mumpung Masih Muda, Jelajahi Dunia Sejauh Mungkin, traveloblog 196

Mumpung Masih Muda, Jelajahi Dunia Sejauh Mungkin

Klik Untuk Share    
Tips Wisata dan Jalan Jalan
Sudah Dilihat Oleh : 2166 Pengunjung
YOUNG BACKPACKER

photo from http://www.dailytelegraph.com.au

“Mumpung masih kuliah, masih muda dan masih strong kita bisa backpackeran kemana aja. Kalo udah tua mah, udah punya keluarga, susah, kagak bakal sempet.” Itulah ucapan Ozi yang setiap hari selalu terngiang-ngiang di telingaku. Aku setuju dengan perkataannya dan itu sangat realistis.

Kakaku seorang Pegawai Negeri Sipil, pekerjaannya terstruktur dan terjadwal, beberapa kali ia mengatakan padaku bahwa ia rindu berpetualang entah kemanapun bersama teman-temannya. Tapi apa daya, waktu cuti ia simpan untuk perayaan lebaran dan acara penting keluarga, nyaris tak sempat meluangkan waktu untuk melakukan backpacking.

Perkataan Ozi dan pengalaman kakaku adalah alasan utama mengapa aku segera mengemasi ranselku dan memutuskan untuk berpetualang sekarang dan melangkahkan kaki lebih jauh. Mengapa harus sekarang? Mungkin kamu pernah berpikir demikian, “aku kan masih mahasiswa, dan anak kost, ngapain buang-buang uang, makan aja ngirit apalagi buat backpacking?”, “ntar aja ah kalo udah kerja, punya duit sendiri, baru deh backpacking”, atau “ngapain sih backpacking sekarang? Urus dulu tuh skripsi, biar cepet lulus, backpacking mah bisa kapan-kapan, skripsi ga bisa ditunda”. Ucapan-ucapan seperti itu pun seringkali saya dengar ketika saya mengajak beberapa teman kuliah untuk melakukan backpacking.

Memang saya tidak dapat memaksa, tapi, apakah kamu bisa menjamin hidupmu panjang? Atau menjamin mendapatkan pekerjaan nyaman dan mudah untuk memperoleh cuti? Bahkan apa kamu juga menjamin kalau pekerjaanmu akan memenuhi kebutuhan hasrat backpackingmu? Hidup ini terlalu sulit untuk ditebak, kawan. Lakukanlah apa yang kamu inginkan sekarang, jangan batasi keinginanmu hanya karna masalah-masalah kecil yang bisa ditangani.

Percayalah, tak ada masalah tanpa solusi, jika kamu seorang mahasiswa dan kamu belum punya dana tambahan untuk backpacking, kamu bisa menabung, kurangi godaan untuk berbelanja sesuatu yang bukan kebutuhan pokok. Kerja part time atau freelance juga bisa menjadi alternatif, selain mendapatkan hasil, kamu juga bisa berlatih mandiri lewat pekerjaanmu. Kalau kamu punya masalah dengan waktu, agendakanlah kegiatanmu dari list yang paling penting, usahakan catat setiap kegiatanmu agar kamu bisa menentukan waktu luang untuk backpacking. Punya tanggungan tugas akhir? Justru ini seharusnya jadi pemicu semangat kamu untuk segera menyelesaikan tugas akhirmu jika kamu memang memiliki hobi backpacker.

Alasan lain kamu harus backpacking selagi muda adalah sebagai tabungan. Tabungan apa? Tabungan kenangan dan cerita untuk anak cucumu kelak, ceritakanlah betapa indah tempat-tempat yang kamu kunjungi, seperti betapa indahnya dunia bawah air di Bunaken, betapa indahnya sunset di Tanah Lot, betapa indahnya pasir pink di Pulau Komodo, betapa mengasikannya lika-liku perjalanan, betapa bersyukurnya kamu dikelilingi oleh teman-teman yang solid, bersyukur bisa mengenal orang-orang baru, dan betapa luasnya dunia ini.

Jika kamu sudah tau solusi dari masalahmu, tunggu apa lagi? Benar ucapan Ozi, habiskan hobimu, kumpulkan kisahmu selagi muda, banyak sekali yang bisa kamu lakukan selagi kamu “bebas”. Jangan biarkan masa mudamu berlalu dengan datar tanpa kesan, tanpa petualangan, karena hidup adalah petualangan, maka melangkahlah dari sekarang.

196