Eksotisme Bali di Pantai Balangan, traveloblog 220

Eksotisme Bali di Pantai Balangan

Klik Untuk Share    
Tips Wisata dan Jalan Jalan
Sudah Dilihat Oleh : 3891 Pengunjung

1379306308337610359

www.auroravilla.com

 

 

Siapa yang tidak tahu Bali? Seluruh dunia pasti tahu!

Siapa yang tidak tahu Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Lovina atau seputaran Nusa Dua di Bali? Pasti semuanya tahu! Bahkan mereka akan menginap di tempat2 tersebut, atau tempat2 lain seperti Ubud, Seminyak, Jimbaran atau yang lain.

Ya, sepertinya tempat2 itu semua sudah mengetahuinya ketika bertandang ke Bali. Sebuah pulau, negeri kahyangan, dunia antah berantah, Bali merupakan tempat yang sangat eksotis bagi semua orang! Bukan hanya sekedar tradisi, budaya, dan keramah-tamahan pendudukanya saja, tetapi dengan kurs dollar yang semakin tinggi, Bali merupakan surga bagi turis manca negara, salah satunya dengan murahnya penghidupan disana bagi mereka …..

Tetapi, adakah yang tahu tentang daerah Balangan, sebelah barat Jimbaran? Nama daerah ini terpampang di peta Bali. Sepertinya belum di eksplor. Dari Bandara Ngurah Rai menuju Nusa Dua ketika kami mengikuti kegiatan 4 hari dalam rangkan APEC Women 2013, melewati Jimbaran lalu belok ke barat. Menyusuri batuan kapur dan perkampungan, menuju sisi barat kaki Pulau Bali di daerah Balangan.

Aku sendiri bagi kali ini ke daerah itu. Ketika punya waktu senggang untuk berjalan2 ke tempat2 baru disana, aku merasa ‘inilah Bali yang sesungguhnya’. Dari Bandara Ngurai Rai menuju Kuta, hampir semua Pulau Bali terlihat semuanya sudah ‘disulap’ menjadi daerah wisata. Benar, Bali tetaplah Bali. Sebuah pulau eksotis. Tetapi yang kita lihat itu adalah ‘bukan Bali yang sesungguhnya’. Begitu juga perjalanan ke daerah2 lainnya. Pantai Sanur, Klungkung, Tanah Lot, apalagi Nusa Dua. Semuanya adalah daerah wisata. Bahkan kawasan Nusa Dua merupakan ‘Bali buatan’. Memang, daerah itu sangat cantik, apik dan mempesona, dengan hijaunya Pulai Dewata. Taman2 cantik khas Bali, surga dan impian bagi semua orang. Kawasan Nusa Dua sudah di’claim’ sebagai tempat ajang konverensi internasional yang sangat eksotis. Desain dan detailnya perfek! Sempurna! Semua orang berdecak kagum melihatnya! Tetapi, itu tetap bukan Bali yang sesungguhnya …..

13793064042125591724

Dari Jimbaran, menurun menuju Balangan, di kaki Pulai Bali sebelah barat.

Memang tidak salah. Semua negara berlomba untuk membuat tempat wisata yang sempurna demi datangan turis2 asing manca negara. Bahkan di kota atau negara yang hampir 100% tulang punggungnya adalah pariwisata, termasuk Bali, sangat wajar untuk menyulap daerah atau kota atau negara itu sebagai tempat wisata yang terbaik. Sehingga, tidak salah jika Bali merombak segala sesuatunya dalam batas2 yang memang bisa ditolerir, secara peraturan pemerintah dan secara trasisi sebagai pulau kahyangan, bagi datangnya turis2 asing manca negara.

13793064522041357193

13793064971989261179

Jalan menurun memasuki perbukitan kapur, menuju ujung Pantai Balangan

Tetapi, jika turis2 itu sadar tentang hal yang aku sebutkan diatas dan bertanya kepada penduduk Bali,

“Dimana jika kita mau melihat Bali yang sesungguhnya?”

Mungkin penduduk Balipun sudah lupa maknanya. Mereka sudah terdidik sejak lama bahwa Bali akan terus membangun, membangun dan membangun lagi, tanpa sadar bahwa ‘bagaimana sekarang wujud Bali dulu, yang sesungguhnya?

1379306636754533029

Semakin lama semakin tidak terlihat rumah2 penduduk di tepi jalan utama, sebelum sampai ke Pantai Balangan …..

Dalam referensi yang aku baca, bahkan sedikit wawancara dengan beberapa penduduk Bali yang aku temui, mereka dengan santainya bercerita bahwa sudah banyak areal tanah di Bali berpindah kepada warga asing. Memang tidak kentara, bahkan nama di setifikat tanah nya pun masih nama penduduk Bali ( kata mereka! ). Walau belum ada data serta aku tidak serius mengikutinya, ‘mereka’ mengatakan bahwa banya warga asing membeli tanah di Bali memakai nama temannya sebagai penduduk lokal Bali. Alhasil, di kepalaku tanah Bali sudah sekian persen bukan milik Bali lagi, bahkan lebih jauh lagi, tanah Bali sebagian menjadi bukan milik Indonesia lagi! Suatu pertaruhan yang sangat tidak seimbang! Sebuah bentuk ‘penjajahan’ baru bagi Indonesia.

#Ataukah juga tanah2 di pulau2 lain di Indonesia sama saja?

Menyusuri perkampungan Bali di tengah2 bukit kapur, naik turun perbukitan sampai terus turun ke Pantai Balangan, ini benar2 membuat aku merasa di ‘dunia antah berantah’. Apalagi ketika malam tiba, tidak ada rumah penduduk, tidak ada lampu. Yang ada hanyalah suara jangkrik dan udara yang segar …..

Semakin kebawah, semakin sedikit penduduknya di tepi jalan, walau aku tidak tahu jika masuk ke pelosok2 jauh dari jalan mobil. Sayang, aku tidak sempat ke pantainya, karena kegiatan APEC ini yang benar2 padat!

Ketika aku membuka iPad, mencari apa yang ada di Balangan, ternyata pantainya sangat indah. Sedikit berbincang dengan beberapa penduduk disana, mereka mengatakan bahwa sudah banyak wisatawan manca negara tahu tentang Pantai Balangan ini. Mereka kesana untuk bermain di pantai dan berselancar, di pantai yang sepi dan tanpa banyak orang. Turis2 asing bermalam di hotel kecil atau cottage kecil. Mereka benar2 menikmati Balangan sebagai Bali yang sebenarnya! Mereka ingin menikmati kesunyian, ingin menikmati udara yang segar, bunyi2an alam dan pantai cantik. Mereka tidak mau suara berisik, tidak mau macet dan tidak mau berteriak2, seperti di Kuta atau Sanur.

Aku tanyakan penduduk disana,

220