Traveloista Blog / Ninih, Gadis Cantik Penjual Getuk Di Jembatan Penyebrangan

Ninih, Gadis Cantik Penjual Getuk Di Jembatan Penyebrangan

Ninih, Gadis Cantik Penjual Getuk Di Jembatan Penyebrangan
Sejak kecantikannya bikin heboh di sosial media, nama Ninih kini mulai banyak dikenal. Gadis berusia 18 tahun asal Indramayu penjual getuk ini tak menyangka bakal diketahui banyak orang.

“Tiap orang lewat beli, mba yang masuk berita ya? selamat ya mba. Orang saya enggak pernah ngeliat beritanya,” tutur Ninih saat ditemui di jembatan penyeberangan Jl HR Rasuna Said, Jaksel,

Bukan cuma pembeli yang bertanya-tanya, kawan Ninih pun seringkali menggoda dirinya dengan candaan. “Banyak yang ngomongin, saya sih bingung aja,” kata Ninih tertawa.

Ninih penjual getuk berwajah cantik. (DetikNews)

Ninih penjual getuk berwajah cantik. (DetikNews)

Lalu, siapa sebenarnya Ninih, dan apakah dia akan terus-terusan berjualan getuk? Ya, pemilik nama asli Turinih ini ternyata punya cita-cita untuk memperbaiki nasibnya.

Ninih yang tidak meneruskan pendidikan usai tamat SD ini punya keinginan menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Taiwan. Alasannya sederhana, banyak teman Ninih di Indramayu yang memilih ke Taiwan tentunya dengan penghasilan yang lebih mencukupi.

“Pengennya ikut ke Taiwan juga kerja di pabrik,” sambung dara kelahiran 26 Mei ini seperti dikutip DetikNews, Jumat (27/11/2014).

Tapi keinginannya belum bisa terealisasi. Ninih memang belum pernah mencoba mencari tahu cara mendapatkan pekerjaan di Taiwan. Karena keterbatasan ekonomi keluarga, Ninih tidak mengambil kurus untuk memiliki keahlian menjadi TKW.

“Enggak punya uangnya,” ujar Ninih yang tinggal di Pejompongan bersama kakak dan bibinya.

Gadis cantik penjual getuk di jembatan penyeberangan halte TransJakarta. (MetroTVNews)

Gadis cantik penjual getuk di jembatan penyeberangan halte TransJakarta. (MetroTVNews)

Di Jakarta, Ninih berjualan penganan khas Jawa seperti gethuk, cenil, tiwul juga lupis. Untung yang diperoleh memang tak banyak, kisaran Rp 50 ribu.

Dulu di kampungnya, Ninih juga membantu ibunya berjualan makanan jajanan. Hingga akhirnya dia memilih ikut kakaknya Lina berjualan gethuk setelah sebelumnya sempat menjadi pelayan warteg.

Saat berjualan, biasanya Ninih berpindah-pindah lokasi jembatan penyeberangan yang terhubung dengan halte TransJakarta. Biasanya dagangannya sudah ludes dibeli karyawan yang berkantor di Kuningan pada pukul 09.00-10.00 WIB.

Keinginan Ninih sederhana. Anak ketiga dari 5 bersaudara ini hanya ingin membantu perekonomian keluarganya. Ninih dan kakaknya memang rajin mengumpulkan keuntungan hasil jualan, selain untuk biaya hidup sehari-hari. “Duitnya nanti dikirim ke orang tua,” katanya
Sudah Dibaca Oleh Pengunjung
Diposting Pada Tanggal 20/12/2015 2:28:21
Diposting Oleh eveline@tr*****

Travel Blog Lain Wajib Kamu Baca !

Lokasi Wisata Yang Bikin Cowok Pengen Kesini (Yang Cowok Yuk Dibaca..) Bagian Ke 2
Telah dibaca oleh 3767 Pengunjung
[INFO] Museum Museum Mulai Melarang Penggunaan TongSis..
Telah dibaca oleh 1248 Pengunjung
[KULINER] 10 Kuliner Khas Cirebon Mantap...
Telah dibaca oleh 4530 Pengunjung
[KULINER] 12 Kuliner Mie Maknyuuuss...
Telah dibaca oleh 3390 Pengunjung
[TIPS] Menikahlah Dengan Pria Yang Bisa Buat Anda Tertawa (Bukan Berarti Pelawak Yahh..)
Telah dibaca oleh 1303 Pengunjung
10 Destinasi Open Trip terfavorit
Telah dibaca oleh 2567 Pengunjung
10 Negara Biaya Transportasi Paling Mahal
Telah dibaca oleh 1511 Pengunjung
10 Tips Menghemat Uang Saat Travelling
Telah dibaca oleh 2538 Pengunjung
10 Wisata di Makasar Yang Wajib Kamu Kunjungi
Telah dibaca oleh 3066 Pengunjung
10 Wisata Penang Malaysia Wajib Dikunjungi
Telah dibaca oleh 2492 Pengunjung
11 Film Yang Membuat Kamu Ngebet Untuk Traveling
Telah dibaca oleh 2417 Pengunjung
12 Hal Yang Bisa Kamu Temuin di Bandung
Telah dibaca oleh 3396 Pengunjung